Home » Logistik » Dangerous Goods: Pengertian, Jenis, Regulasi, dan Pengiriman Aman Bersama Harddies Cargo

Dangerous Goods: Pengertian, Jenis, Regulasi, dan Pengiriman Aman Bersama Harddies Cargo

Dalam dunia logistik internasional, istilah Dangerous Goods (DG) atau Barang Berbahaya sudah tidak asing lagi. Dangerous goods adalah barang atau bahan yang memiliki sifat berbahaya bagi keselamatan, kesehatan manusia, keamanan, serta lingkungan jika tidak ditangani dengan benar. Barang-barang ini bisa mudah terbakar, meledak, beracun, korosif, radioaktif, atau mengandung zat kimia berbahaya.

Contoh paling umum dari DG adalah bahan kimia industri, baterai lithium, cat, gas bertekanan, cairan mudah terbakar, hingga bahan biologis. Karena sifatnya yang berisiko, pengiriman DG membutuhkan prosedur khusus, dokumen legal, dan standar keamanan internasional yang ketat.

Mengapa Dangerous Goods Berbahaya?

Barang berbahaya dikategorikan sebagai DG bukan tanpa alasan. Ada berbagai faktor risiko yang membuat barang-barang ini perlu perhatian ekstra, seperti:

  1. Reaktivitas Kimia – Beberapa zat dapat bereaksi dengan oksigen, air, atau bahan lain sehingga menimbulkan ledakan.

  2. Tingkat Toksisitas – Barang berbahaya dapat mengancam kesehatan manusia, mulai dari menyebabkan iritasi hingga kematian.

  3. Mudah Terbakar & Meledak – Cairan, gas, atau padatan tertentu bisa terbakar hanya dengan percikan kecil.

  4. Risiko Radiasi – Bahan radioaktif bisa menimbulkan efek jangka panjang pada tubuh manusia.

  5. Kerusakan Lingkungan – Tumpahan bahan kimia bisa mencemari air, tanah, dan udara.

Baca Juga:  Operator Warehouse Adalah: Tugas dan Skill yang Diperlukan

Klasifikasi Dangerous Goods

Secara internasional, DG diklasifikasikan ke dalam 9 kategori utama sesuai dengan regulasi International Air Transport Association (IATA) dan United Nations (UN Model Regulations).

1. Bahan Peledak (Explosives)

Barang yang dapat meledak dengan cepat, seperti kembang api, amunisi, dan detonator.

2. Gas

Gas mudah terbakar, tidak mudah terbakar, atau beracun. Contoh: gas LPG, oksigen, nitrogen.

3. Cairan Mudah Terbakar

Bahan cair yang cepat terbakar, misalnya bensin, cat, alkohol, thinner.

4. Padatan Mudah Terbakar

Barang padat yang dapat terbakar dengan cepat, seperti sulfur, fosfor, atau logam alkali.

5. Bahan Pengoksidasi & Peroksida Organik

Bahan kimia yang dapat menyebabkan atau mempercepat pembakaran, misalnya hidrogen peroksida.

6. Bahan Beracun & Infeksius

Zat yang bisa membahayakan kesehatan manusia atau hewan, seperti pestisida dan sampel biologis.

7. Bahan Radioaktif

Bahan yang memancarkan radiasi, contohnya uranium dan isotop radioaktif.

8. Bahan Korosif

Zat yang bisa merusak logam, kulit, atau material lain, misalnya asam sulfat dan soda kaustik.

9. Barang Berbahaya Lainnya

Kategori umum untuk barang berbahaya yang tidak masuk dalam klasifikasi di atas, contohnya baterai lithium.

Baca Juga:  Pelabuhan Ketapang: Panduan Lengkap & Informasi Terbaru

Regulasi Internasional

Pengiriman barang berbahaya sangat diatur oleh regulasi internasional untuk menjamin keselamatan. Beberapa regulasi penting adalah:

  1. IATA Dangerous Goods Regulations (DGR) – Standar untuk pengiriman DG melalui udara.

  2. International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code – Panduan pengiriman DG melalui laut.

  3. ADR (European Agreement concerning the International Carriage of Dangerous Goods by Road) – Regulasi untuk transportasi jalan raya di Eropa.

  4. RID (Regulations concerning the International Carriage of Dangerous Goods by Rail) – Aturan khusus untuk transportasi jalur kereta.

  5. UN Model Regulations – Standar internasional yang menjadi acuan global.

Dengan regulasi ini, setiap perusahaan logistik yang menangani perihal ini wajib memiliki sertifikasi khusus dan personel terlatih.

Proses Pengiriman

Pengiriman DG tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa tahapan penting yang wajib dipenuhi:

1. Identifikasi Barang

Barang harus diidentifikasi sesuai klasifikasi UN Number dan proper shipping name.

2. Pengemasan Sesuai Standar

Kemasan harus memenuhi kriteria internasional dengan label, simbol, dan marking yang jelas.

3. Dokumentasi Lengkap

Dokumen wajib meliputi:

  • Shipper’s Declaration for Dangerous Goods

  • Material Safety Data Sheet (MSDS)

  • Invoice dan Packing List

4. Labeling & Marking

Setiap barang berbahaya wajib diberi label khusus yang menunjukkan jenis bahayanya.

5. Transportasi & Handling

Barang DG hanya boleh ditangani oleh personel yang memiliki sertifikat IATA DG Training.

Baca Juga:  Admin Ekspedisi: 5 Tugas, Skill, dan Kisaran Gajinya

Contoh Barang Dangerous Goods Sehari-hari

Meski terdengar rumit, sebenarnya banyak barang yang kita gunakan sehari-hari termasuk kategori seperti:

  • Baterai lithium di laptop dan smartphone

  • Parfum yang mengandung cairan mudah terbakar

  • Tabung gas LPG di rumah tangga

  • Obat-obatan kimia tertentu

  • Cat dan pelarut kimia

Inilah sebabnya banyak orang tidak menyadari bahwa barang yang mereka kirim melalui kargo bisa termasuk kategori DG.

Tantangan dalam Pengiriman

Mengirim DG bukan hanya soal regulasi, tetapi juga ada tantangan nyata, seperti:

  1. Biaya Lebih Tinggi – Karena membutuhkan pengemasan, dokumen, dan penanganan khusus.

  2. Proses Lebih Lama – Ada prosedur inspeksi dan clearance tambahan di bandara maupun pelabuhan.

  3. Risiko Hukum – Kesalahan dalam deklarasi barang bisa berakibat denda besar hingga pidana.

  4. Terbatasnya Jalur Transportasi – Tidak semua maskapai atau jalur kapal menerima DG.

Mengapa Perlu Jasa Forwarder Spesialis?

Bagi perusahaan atau individu yang ingin mengirim DG, bekerja sama dengan jasa forwarder berpengalaman adalah solusi paling aman. Beberapa keunggulan menggunakan jasa spesialis DG:

  • Legal & Aman: Memastikan semua dokumen sesuai regulasi.

  • Efisiensi Biaya: Menghindari denda karena kesalahan deklarasi.

  • Kecepatan Proses: Didukung jaringan mitra global.

  • Penanganan Profesional: Ditangani oleh tenaga bersertifikat.

Harddies Cargo: Solusi Pengiriman Anda

Mengirim DG tidak bisa sembarangan. Dibutuhkan mitra logistik yang berpengalaman, terpercaya, dan bersertifikat. Harddies Cargo hadir sebagai solusi terpercaya untuk pengiriman barang berbahaya Anda. Dengan pengalaman panjang dalam menangani berbagai jenis DG, kami memastikan:

  • Semua pengiriman sesuai standar IATA DGR dan IMDG Code

  • Penanganan profesional oleh tim bersertifikat

  • Jaringan luas hingga internasional

  • Layanan konsultasi dan pengurusan dokumen DG lengkap

  • Harga kompetitif dengan keamanan maksimal

Penutup

Jangan biarkan pengiriman dangerous goods Anda menjadi masalah. Serahkan pada Harddies Cargo, mitra logistik terpercaya yang siap mengirim barang berbahaya Anda dengan aman, cepat, dan sesuai regulasi internasional. Hubungi Harddies Cargo sekarang juga, dan pastikan setiap pengiriman Anda berjalan lancar tanpa hambatan!

Bagikan ke: