Home » Logistik » First Mile Adalah: Pengertian, Proses, dan Peran Pentingnya dalam Sistem Logistik Modern

First Mile Adalah: Pengertian, Proses, dan Peran Pentingnya dalam Sistem Logistik Modern

Dalam dunia logistik dan supply chain, istilah first mile semakin sering digunakan, terutama dalam industri e-commerce, manufaktur, dan distribusi barang. Banyak orang familiar dengan istilah last mile delivery, tetapi belum tentu memahami betapa krusialnya peran first mile dalam keseluruhan proses pengiriman.

Padahal, first mile adalah fondasi dari rantai distribusi. Jika tahap awal ini bermasalah, maka seluruh sistem logistik bisa terganggu. Mari kita bahas secara mendalam.

Apa Itu First Mile?

Secara sederhana, first mile adalah tahap pertama dalam proses pengiriman barang, yaitu perpindahan produk dari titik asal (produsen, supplier, atau gudang utama) menuju pusat distribusi atau hub logistik pertama.

First mile menjadi langkah awal sebelum barang masuk ke jaringan distribusi yang lebih luas.

Baca Juga:  Jasa Cargo Jakarta Sikka Termasuk Packing Kayu

Contohnya:

  • Barang dari pabrik tekstil di Bandung dikirim ke gudang distributor di Jakarta.

  • Produk UMKM diambil dari workshop lalu dikirim ke warehouse marketplace.

  • Supplier mengirim stok ke fulfillment center e-commerce.

Semua proses tersebut termasuk dalam kategori first mile logistics.

Mengapa First Mile Sangat Penting?

Banyak bisnis terlalu fokus pada pengiriman ke pelanggan akhir (last mile), padahal sistem ini adalah titik awal yang menentukan:

  1. Kelancaran distribusi

  2. Ketepatan waktu pengiriman

  3. Efisiensi biaya logistik

  4. Ketersediaan stok di gudang

  5. Stabilitas rantai pasok

Jika first mile terlambat, maka seluruh rantai distribusi akan ikut terlambat.

First Mile Adalah

Perbedaan First Mile dan Last Mile

Agar lebih mudah dipahami, berikut perbedaannya:

First Mile

  • Dari produsen/supplier ke gudang atau hub distribusi

  • Fokus pada pengumpulan dan konsolidasi barang

  • Biasanya dalam jumlah besar (B2B)

Last Mile

  • Dari gudang terakhir ke pelanggan akhir

  • Fokus pada pengiriman individual (B2C)

  • Biasanya dalam skala kecil

First mile bersifat pengumpulan dan distribusi awal, sedangkan last mile bersifat pengantaran akhir.

Proses dalam First Mile Logistics

Berikut tahapan umum dalam first mile delivery:

1. Pengambilan Barang (Pickup)

Barang diambil dari pabrik, supplier, atau penjual.

2. Pemeriksaan dan Dokumentasi

Dilakukan pengecekan jumlah, kondisi, serta kelengkapan dokumen.

3. Konsolidasi Muatan

Barang digabungkan dengan pengiriman lain untuk efisiensi biaya.

4. Pengiriman ke Hub

Barang dikirim menuju warehouse atau distribution center.

5. Serah Terima ke Sistem Distribusi Utama

Setelah tiba di hub, barang masuk ke jaringan logistik lanjutan.

Proses ini terlihat sederhana, namun membutuhkan koordinasi yang presisi.

Peran dalam Supply Chain Management

Dalam manajemen rantai pasok, memiliki fungsi utama sebagai:

  • Titik awal aliran barang

  • Pengontrol ketersediaan stok

  • Penghubung produsen dan distributor

  • Pengatur ritme distribusi

Baca Juga:  Jasa Pengiriman Cargo Jakarta Pemalang via Darat

Tanpa sistem yang efisien, supply chain menjadi tidak stabil.

Tantangan dalam First Mile Delivery

Meski terlihat sebagai tahap awal, first mile memiliki tantangan besar:

1. Koordinasi Banyak Supplier

Jika perusahaan memiliki banyak pemasok, pengaturan jadwal pickup menjadi kompleks.

2. Ketidaktepatan Waktu Produksi

Jika pabrik terlambat produksi, jadwal pengiriman ikut terganggu.

3. Kurangnya Konsolidasi

Pengiriman kecil-kecil meningkatkan biaya transportasi.

4. Infrastruktur Jalan

Kondisi jalan di area industri atau daerah terpencil bisa memperlambat proses.

5. Manajemen Dokumen

Kesalahan dokumen dapat menghambat distribusi.

Karena itu, sistem ini harus dirancang dengan baik.

Alur dalam Industri E-Commerce

Dalam e-commerce, first mile menjadi sangat krusial.

Contoh alur:

Seller → Pickup oleh ekspedisi → Warehouse marketplace → Distribusi nasional

Marketplace besar biasanya memiliki sistem pickup terjadwal untuk mengoptimalkan first mile delivery.

Keuntungan sistem ini:

  • Seller tidak perlu mengantar barang

  • Proses lebih cepat

  • Tracking lebih transparan

Strategi Optimasi untuk Bisnis

Agar lebih efisien, berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan:

1. Gunakan Sistem Penjadwalan Digital

Menghindari keterlambatan pickup.

2. Konsolidasi Pengiriman

Gabungkan beberapa pengiriman dalam satu armada.

3. Gunakan Armada Sesuai Kapasitas

Hindari over capacity atau under capacity.

4. Pilih Mitra Logistik Profesional

Pengalaman dan jaringan luas sangat menentukan.

5. Monitoring Real-Time

Gunakan sistem tracking untuk memantau proses.

Optimasi bisa menghemat biaya logistik hingga 15–30%.

Dampak terhadap Biaya Logistik

Banyak perusahaan tidak menyadari bahwa sistem ini memakan porsi biaya cukup besar dalam rantai distribusi.

Biaya yang muncul meliputi:

  • Biaya pickup

  • Biaya transportasi awal

  • Biaya tenaga kerja

  • Biaya penyimpanan sementara

Jika tidak efisien, biaya ini bisa membengkak dan mengurangi margin keuntungan.

Baca Juga:  Dangerous Goods: Pengertian, Jenis, Regulasi, dan Pengiriman Aman Bersama Harddies Cargo

Penggunaan dalam Industri Manufaktur

Dalam industri manufaktur, first mile sering kali melibatkan:

  • Pengiriman bahan baku ke pabrik

  • Pengiriman produk jadi ke gudang distributor

  • Pengiriman komponen antar pabrik

Ketepatan waktu pada tahap ini menentukan kelancaran produksi.

Teknologi dalam First Mile Logistics

Teknologi membantu meningkatkan efisiensi melalui:

Digitalisasi membuat alur distribusi lebih transparan dan terkontrol.

Peran dalam Bisnis Skala Besar

Perusahaan besar biasanya memiliki sistem yang terstruktur:

  • Armada sendiri

  • Gudang regional

  • Sistem penjadwalan otomatis

  • Monitoring 24 jam

Hal ini bertujuan menjaga kestabilan rantai pasok.

Contoh Kasus

Misalnya:

Sebuah brand fashion memproduksi 10.000 pcs pakaian di Bandung.
Barang harus dikirim ke gudang Jakarta sebelum didistribusikan ke seluruh Indonesia.

Jika terlambat 2 hari, maka:

  • Stok marketplace kosong

  • Penjualan turun

  • Pelanggan kecewa

Inilah mengapa sistem tersebut menjadi krusial.

Keunggulan Kompetitif

Perusahaan yang mampu mengoptimalkan sistem ini akan memiliki:

  • Lead time lebih cepat

  • Biaya logistik lebih rendah

  • Distribusi lebih stabil

  • Kepuasan pelanggan lebih tinggi

Sistem ini bukan sekadar tahap awal, tetapi strategi kompetitif.

Integrasi First Mile dan Middle Mile

Dalam logistik modern, biasanya diikuti oleh:

  • Middle mile (antar hub distribusi)

  • Last mile (ke pelanggan akhir)

Ketiganya harus terintegrasi agar sistem berjalan optimal.

First Mile dalam Pengiriman Antar Pulau

Di Indonesia sebagai negara kepulauan, sering melibatkan:

  • Pengiriman ke pelabuhan

  • Konsolidasi kontainer

  • Pengiriman ke kapal

Jika tahap awal ini tidak terorganisir, jadwal kapal bisa terlewat.

Masa Depan Logistics

Ke depan, first mile akan semakin berkembang dengan:

  • Kendaraan listrik

  • Sistem otomatisasi pickup

  • Drone monitoring

  • AI dalam perencanaan rute

Efisiensi dan kecepatan menjadi fokus utama.

Kesimpulan

First mile adalah tahap awal dalam proses logistik yang memiliki peran sangat vital dalam rantai pasok. Tanpa sistem yang efisien, seluruh distribusi bisa terganggu. Mulai dari pengambilan barang, konsolidasi, hingga pengiriman ke hub distribusi, semua harus terkoordinasi dengan baik.

Dalam dunia bisnis modern, terutama e-commerce, manufaktur, dan distribusi nasional, optimasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Dengan dukungan teknologi, sistem monitoring, dan mitra logistik yang profesional, perusahaan dapat menekan biaya, mempercepat distribusi, serta meningkatkan kepuasan pelanggan.

🚛 Jika Anda membutuhkan solusi yang cepat, aman, dan terintegrasi untuk distribusi skala besar maupun antar pulau, Harddies Cargo siap menjadi partner logistik terpercaya Anda. Dengan jaringan luas, armada profesional, dan harga kompetitif, kami memastikan setiap tahap pengiriman dimulai dengan kuat — karena distribusi yang sukses selalu berawal dari first mile yang tepat bersama Harddies Cargo.

Bagikan ke: